Dalam dunia industri, konstruksi, dan berbagai sektor bisnis lainnya, ketersediaan pasokan listrik yang stabil adalah kebutuhan mutlak. Di banyak wilayah—terutama yang sering mengalami pemadaman listrik atau belum memiliki jaringan PLN—genset (generator set) menjadi solusi utama. Namun, muncul pertanyaan penting: Lebih hemat membeli atau menyewa genset, khususnya dalam jangka panjang?. Artikel ini akan mengulas mengapa sewa genset 80 kVA jangka panjang merupakan pilihan yang lebih efisien secara biaya, khususnya bagi perusahaan yang membutuhkan daya tambahan selama proyek atau operasional tetap berjalan.
Mengenal Genset 80 kVA
Genset 80 kVA memiliki kapasitas sekitar 64 kW (kilowatt), dan umumnya digunakan dalam:
Proyek konstruksi menengah hingga besar
Acara besar dan konser
Industri skala kecil-menengah
Gedung perkantoran
Klinik atau rumah sakit sebagai backup listrik
Dengan kapasitas tersebut, genset ini mampu mengoperasikan berbagai peralatan berat dan sistem kelistrikan penting secara stabil dan aman.
Membeli vs Menyewa Genset: Perbandingan Dasar
Sebelum membahas efisiensi biaya, kita perlu memahami perbedaan antara membeli dan menyewa genset:
| Aspek | Membeli Genset | Menyewa Genset |
|---|---|---|
| Biaya Awal | Tinggi (Capex) | Rendah (Opex) |
| Perawatan | Tanggung jawab pengguna | Tanggung jawab penyedia |
| Fleksibilitas | Terbatas | Tinggi |
| Depresiasi Aset | Ya | Tidak |
| Update Teknologi | Lambat | Mudah diganti |
Biaya Awal Lebih Rendah
Harga genset 80 kVA baru berkisar antara Rp 250 juta – Rp 400 juta. Ini adalah pengeluaran besar di awal yang bisa membebani arus kas perusahaan.
Sementara dengan menyewa, perusahaan hanya membayar biaya bulanan, misalnya Rp 8 juta – Rp 15 juta per bulan, tergantung lokasi, durasi, dan layanan tambahan. Hal ini jauh lebih ringan untuk operasional, khususnya perusahaan dengan model bisnis proyek atau pekerjaan musiman.
Bebas Biaya Perawatan dan Perbaikan
Biaya perawatan genset bisa sangat tinggi jika dilakukan mandiri, termasuk:
Penggantian oli dan filter
Pemeriksaan sistem pendingin
Kalibrasi dan pengecekan panel kontrol
Penggantian suku cadang
Dalam sistem sewa, seluruh kegiatan perawatan rutin dan perbaikan darurat ditanggung oleh penyedia jasa. Ini menghilangkan biaya tak terduga dan meminimalkan risiko kerusakan yang menghambat pekerjaan.
Menghindari Depresiasi Nilai Aset
Genset termasuk alat yang mengalami depresiasi cukup cepat. Dalam 5 tahun, nilai jual kembalinya bisa turun lebih dari 50%, tergantung kondisi dan jam kerja.
Dengan menyewa, perusahaan tidak terkena dampak penyusutan nilai aset ini, karena genset bukan milik sendiri. Ini memberi fleksibilitas dan efisiensi jangka panjang tanpa mengorbankan kualitas dan kinerja alat.
Fleksibilitas Kapasitas Sesuai Kebutuhan
Saat proyek berkembang atau skala operasi berubah, kebutuhan daya juga bisa naik atau turun. Jika membeli genset, perusahaan sulit menyesuaikan kapasitas. Namun dengan sewa, pengguna bisa:
Upgrade ke kapasitas lebih besar
Downgrade ke unit lebih kecil
Mengganti unit saat proyek selesai
Fleksibilitas ini sangat menguntungkan secara biaya, karena perusahaan hanya membayar apa yang benar-benar dibutuhkan.
Efisiensi dalam Pengelolaan SDM dan Operasional
Memiliki genset sendiri berarti harus menyediakan:
Operator genset
Teknisi perawatan
Logistik suku cadang
Dalam sistem sewa jangka panjang, hal-hal tersebut bisa disediakan oleh penyedia jasa. Beberapa bahkan menawarkan operator yang standby 24 jam. Ini mengurangi kebutuhan SDM internal dan mempercepat respons saat terjadi gangguan.
Studi Kasus Perbandingan Biaya
Berikut simulasi perbandingan antara membeli dan menyewa genset 80 kVA untuk jangka waktu 2 tahun:
Opsi 1: Membeli Genset
| Komponen | Biaya |
|---|---|
| Harga genset | Rp 300.000.000 |
| Perawatan rutin | Rp 30.000.000 |
| Gaji operator (Rp 2 juta x 24 bulan) | Rp 48.000.000 |
| Total | Rp 378.000.000 |
Opsi 2: Sewa Genset
| Komponen | Biaya |
|---|---|
| Biaya sewa (Rp 10 juta x 24 bulan) | Rp 240.000.000 |
| Perawatan | Termasuk |
| Operator | Termasuk (opsional) |
| Total | Rp 240.000.000 |
Penghematan: Rp 138.000.000 dalam 2 tahun, belum termasuk biaya peluang dari modal yang bisa digunakan untuk investasi lain.
Layanan Tambahan dalam Sewa Jangka Panjang
Beberapa penyedia jasa sewa genset profesional menawarkan paket lengkap, seperti:
Layanan darurat 24/7
Penggantian unit cepat bila terjadi kerusakan
Sertifikasi dan legalitas operasional
Transportasi, pemasangan, dan pengangkutan setelah selesai
Semua layanan ini akan menambah nilai dan kenyamanan bagi pengguna, serta meningkatkan efisiensi biaya secara keseluruhan.
Kapan Sewa Tidak Efisien?
Meskipun menyewa memiliki banyak keunggulan, ada beberapa kondisi di mana membeli genset bisa lebih tepat:
Kebutuhan genset permanen di lokasi tetap selama lebih dari 5 tahun
Perusahaan memiliki tim teknis internal dan fasilitas maintenance lengkap
Genset akan digunakan terus-menerus tanpa jeda
Perusahaan ingin memiliki kontrol penuh atas peralatan
Namun, untuk mayoritas kebutuhan proyek dan operasional bisnis skala menengah, menyewa tetap menjadi opsi yang paling efisien secara biaya.
Kesimpulan
Sewa genset 80 kVA jangka panjang menawarkan banyak keuntungan dari sisi efisiensi biaya, operasional, dan fleksibilitas. Dengan menghindari biaya awal yang tinggi, mengurangi beban perawatan, serta fleksibel menyesuaikan kapasitas, perusahaan bisa fokus menjalankan inti bisnis tanpa direpotkan oleh urusan teknis kelistrikan.
Keunggulan utama sewa jangka panjang:
Hemat biaya hingga 30–40%
Tidak terkena depresiasi nilai aset
Tidak perlu tenaga teknis internal
Risiko kerusakan dan downtime lebih rendah
Sangat cocok untuk kebutuhan proyek atau operasional jangka menengah
Dengan berbagai pertimbangan tersebut, menyewa genset 80 kVA dalam jangka panjang adalah strategi cerdas untuk efisiensi biaya, terutama di sektor industri, konstruksi, dan event yang dinamis.



